wajah manis nan oriental itu sudah membuat hati mantanku terjerat padanya.
entah karna apa.
bahkan kamu rela memutuskan hubungan kami tanpa memikirkan bagaimana terlukanya diriku.
memang..... aku tidak secantik dia,
aku tidak seberuntung dia. dan aku tidak punya apa yg dia punya.
tapi,...... apa itu yg kamu cari?
mengapa kamu begitu sulit melupakan wajah manis nan oriental gadis itu?
apa kenangan yang dibuat olehnya?
dan kamu sulit melupakannya dr ingatanmu?
meskipun aku memang pernah menghiasi tiap harimu.
tapi, tak berarti kamu berhasil melupakan perempuan itu.
aku awalnya tak mempedulikannya. tapi lama-lama aku risih.
aku perempuan biasa yg bisa merasakan rasa cemburu.
wajar, karna aku pacarmu saat itu.
lalu, setelah kamu meninggalkanku. kamu sudah mempunyai yg baru.
yang lebih cantik. dan lebih alim. kurasa.
HEI!! dimana letak hati dan pikiranmu?
ku pikir kamu mencintaiku. ku pikir perhatianmu tulus padaku.
tapi apa begini caramu memperlakukan aku? apa ini caranya kamu memperlakukan wanita?
adikmu permpuan, ibumu perempuan.
seandainya, mereka yg merasakan diposisiku.
apa yg kamu lakukan?
ya aku tahu jawabannya, kamu akan menghajar laki-laki yg melukai orang yg kamu sayangi itu.
tapi.... bagaimana dengan aku?
dengan perasaanku?
apa kamu pernah memikirkan bagaimana hatiku?
bagaimana terlukanya aku?
dan merasakan setiap goresan indah yg kau beri di lekuk-lekuk hatiku?
apa kamu mengerti kalau aku tulus menyayangi kamu, aku tulus mencintai kamu.
sekarang, orang itu.
orang yg kau anggap sahabatmu itu MENCINTAIMU!!
apa kau tau? mungkin kamu tau, tapi berpura-pura tidak mengetahuinya didepanku.
iya. rumit memang.
aku terjebak dalam cinta konyol ini.
cinta yg terkadang membuatku bingung dan bimbang.
dan kamu merelakan aku demi mereka?
aku disini memperjuangkanmu. mati-matian menahan semua sakit yg kamu berikan.
tapi apakah ini yg pantas aku dapatkan?
disaat aku masih meneteskan air mataku untuk kebahagiaanmu.
kamu malah asik-asikan dengannya. memulai cinta yg baru dengannya dan membuang aku seenakmu.
tapi.... apa semua itu menghentikan aku untuk terus mencintaimu? ku pikir tidak.
buktinya aku masih menggalauimu sampai detik ini. bahkan aku masih menginginkan kembali dalam dekapanmu. dalam pelukanmu dan dalam genggaman erat tanganmu.
tanpa mempedulikan seberapa keras kamu menyakitiku. :')
untuk seseorang disana
aku masih menginginkan kamu, 27 Mei 2012.

0 komentar:
Posting Komentar