langkah demi langkah sudah ku mantapkan, setiap pikiran atau ingatanmu sudah ku buang mentah-mentah. tapi selalu sajaa... keingintahuanku, kepekaan perasaanku tak bisa luput darimu. iya kamu. mantanku. yang sudah membuang aku. membuang cinta kita begitu saja.
HAHAHA!!
aku.... ya aku.
hanya cewek bego nan tolol yang masih saja tak bisa melupakannya.
iya tolol banget aku. saat dia sedang asyik dengan pacar barunya.
aku hanya bisa menahan tangis dan menyimpulkan sebaris senyum palsu dihadapan semuanya.
ini berat, ini sulit.
mungkin ini sudah hampir 3bulan aku melaluinya. tapi ini tidak mudah. tidak semudah yang aku bayangkan.
tapi kamu? sudah tak pedulikan keadaanku.
bagaimana endingnya sekarang? aku masih sering men-stalk socmed-mu. mencek keadaanmu dan pacar barumu. ini sakit. tapi aku tak bisa menghilangkan rasa kepo dari hati ini. sial memang.
semoga Tuhan tau, aku butuh kebahagiaan sekarang.
dan kau butuh melupakanmu atau sekedar mencari penggantimu agar pikiranku tak hanya tertuju padamu. ini maksudku.
inti dari semua permasalahanku.
tapi bagaimana aku bisa menjalin dengan yang baru kalau aku masih menyayangimu?
aku masih mencintaimu?
dan begitu menggilaimu?
ini gila. hal gila yang baru ku alami.
dulu aku tak sampai begini.
aku tak sesering menangisi yang sudah lewat, dan hanya mencoba sabar.
tapi kali ini? aku sangat tidak terima keputusanmu.
aku belum bisa menerima apa yg harus aku jalani.
dan ini akhirnya. aku (masih) berada di antara kamu dan dia yang sedang berbahagia.
Jakarta, 20 September 2012
Cintaku nyata.
-Intan
Rabu, 19 September 2012
Kamis, 06 September 2012
Kenangan! #End
Kami
berjalan menuju basement. Tak terasa jam sudah menunjukan pukul 21 lewat 30
malam. Padahal besok aku masih ujian semesteran tertulis. Tapi tak ku pikirkan
hari esok. Kami masuk mobil, dia menyalakan mesinnya. “Kak, gue hari ini seneng
banget loh!” kataku sok manja dan ku letakkan kembali kepalaku dipundaknya,
“Iya dew, gue juga seneng banget hari ini”. Dia mengelus pipiku lembut. Rasanya
aku tidak mau melewatkan tiap detik aku bersamanya. Hanya perlu berada
didekatnya saja aku sudah sangat bahagia. Aku bangun. Kepalaku menghampiri pipinya.
Ku kecup pipinya. “Tuhan, aku sayang dia. Aku cinta dia. Jika memang ini yg terbaik maka
permudahlah. Namun, jika bukan. Persulitlah. Sesungguhnya Engkau Maha
Mengetahui lagi Maha Bijaksana” selalu itu yg aku ucapkan setiap aku
berdoa.
Dia
kaget, aku hanya tersenyum manja, “Yuk pulang, besok kan gue masih Ujian,
hahaha” kataku sambil memasang Safety Belt. “Okeee! Tancapp!” katanya. Dia
mengemudikan kearah rumahku. “Oiya, nanti gue mau ketemu nyokap lo dulu ya.
Gaenak gue ngajak lo jalan pulang malem terus tapi gapernah ketemu nyokap lo”. Aku
menoleh, “Oke siap bos hehehe”. Dia mencubit pipiku. “Awww sakit tauu!” aku
membalas mencubit tangannya. Tak lama kemudian kami sampai dijalanan rumahku.
Dia memarkirkan mobilku diluar gang.
Kami
sama-sama turun, lalu aku mengambil tas dan keluar. Sambil menggandeng
tangannya kami berjalan menuju rumahku. “Assalamu’alaikum…” aku membuka pagar
dan ku ketuk pintu rumah. Mama membukanya, “Mah, ada Kak Roni mau ketemu dulu
katanya”. Mama keluar, “Yuk masuk dulu” kata mama, “Duh tante, gausah. Saya
cuma mau bilang aja maaf ngajak Dewi keluar malem terus nih. Dan maaf juga baru
bisa ketemu tante sekarang” ucapnya penuh kesopanan. Aku hanya tersenyum-senyum
sendiri melihat pacarku begitu gentle menghadapi mama.
“Iya
gapapa kok. Asal si Dewi ijin sama tante mah pasti tante bolehin. Apalagi
jalannya sama kamu. Tante gapapa”. Kulihat senyum tersimpul dr wajah Roni.
“yaudah tante saya pamit dulu ya. Udah malem juga”. Roni cium tangan mamaku.
“aku mau anterin Roni dulu ya mah kedepan” mama hanya meng-iyakan. Mama menutup
pintu, aku keluar dari pagar. “Hari ini full banget ya. Makasih udah nemenin
gue ke Toko Buku. Udah beliin bukunya. Dan udah nganterin gue balik” ucapku
padanya. Roni tersenyum. Aku mengantarnya sampai ujung gang. Kami berhenti. Aku
memandangnya, dia memandangku. Lalu, dia mencium keningku. Aku tersipu.
“Makasih banget ya dew buat malam yg indah ini. Walaupun cuma jemput lo pulang
sekolah, gue ga nyangka bakal seindah ini”. Aku tersenyum, lagi-lagi aku telah melewati beberapa waktu
bersama dia.
“udah
sana pulang. Udah malem nih. Nanti lo dicariin nyokap lo kak”. Dia menurut,
seperti biasa. Kalo dia berpamitan, aku selalu mencium tangannya. Entahlah.
Tapi itu caraku menghormatinya. Dia masuk kedalam mobil, lalu membuka kaca,
“gue pulang ya Dew, daaah” ucapnya sambil melambaikan tangan. Aku melambaikan
tangan juga padanya. Dia berlalu dan aku masuk kerumah lagi.
Tapi
sayang, saat aku menulis cerpen ini, hubungan kami sudah tidak lagi terjalin.
Kami sudah memutuskan untuk berpisah. Tapi kami masih menjaga agar hubungan
kami tetap baik. Dan aku masih melewati waktu-waktu yang sangat sulit ku lalui
tanpa dia. Sebuah keputusan yg cukup menyakitkan. Tapi yasudahlah, itu sudah
menjadi keputusan kami. Terhitung dari saat kami putus, ini adalah bulan kedua
yg ku lalui tanpa dia. Tapi, aku harus mampu melewatinya. Aku harus bisa tanpa
dia ☺.
Sulit memang, tapi aku harus melakukannya. Karna cepat atau lambat kami pasti akan
berpisah. Mamaku sangat menyayangkan hubungan kami yg sudah berakhir.
Tapi ya sudahlah ☺
With
all this pain,
Intan♥
Kenangan! #Part2
Tiba-tiba tak ku sangka, Roni meraih tanganku. Lalu dia
menaruh tanganku diperseneling sambil dia memeganginya. Kurasakan dinginnya
tangan Roni juga dingin sifatnya. Saat itu yg aku rasakan hanya kelembutan
tangannya. Jantungku berdegup makin cepat. Tak lama dia melepaskan tangannya.
Aku tersipu. Aku menyender dibahunya. Aku merasa sangat sempurna dan sangat
beruntung telah memilikinya saat itu.
Entah
apa yg bisa membuat kami menjadi sepasang kekasih. Aku pun tak mengerti. Semua terjadi begitu cepat. “Dew, mau
makan apa kita?” tanyanya pelan. Aku gugup. Masih terbayang wajahnya yg dingin
saat memegang tanganku tadi. Aku tak menjawab pertanyaannya. Dia mengulang
“Hei? Mau makan apa dew?" Dia menatapku. Tak sengaja pandanganku mengarah keluar
mobil. Di sebelah kanan jalan ada bis yg ingin menyerempet kea rah mobil Roni,
“Ron, awas itu di kanan!!!!” ujarku keras karna kaget. Dia langsung mengarahkan
setir kea rah kiri. Tidak keras memang. Namun, karena jalanan sangat padat.
Kami menabrak sebuah motor. Memang tidak cukup keras. Namun, ku lihat wajah
pengendara motor itu terlihat sangat marah.
Aku
memalingkan wajah untuk melihat wajahnya Roni, dia tampak panik. Raut wajahnya
berubah. Dari sikap acuh tak acuh menjadi tegang. Aku tak tega. Ku tenangkan
dia. Aku elus pundaknya yg hangat agar suasana hatinya berubah. Sesekali aku
pegang tangannya sambil terus menghiburnya. “Udah ya Ron jangan dipikirin,
itukan cuma kecelakaan semuanya juga pernah ngerasain kok”. Roni tersenyum
hangat padaku. Ku balas dengan lebih hangat. Aku meletakkan kembali kepalaku
dibahunya, dia membelai mesra rambutku. “Kita makan di Solaria aja ya Ron”.
Ucapku pelan. Roni hanya mengangguk setuju.
Ya
sekitar 45menit kami sampai di tempat tujuan. Roni seperti biasa parkir di
basement. Suasana basement sangat sepi. Aku menghela nafas lega. Fyuh. Roni
turun duluan, aku menyusul dibelakang. Kami menyusuri pertokoan yg ada di Mall
tersebut. Kami sampai di Solaria. Aku pilih kursi yg diluar. Roni memesan makanan.
Aku juga. Saat itu aku memesan Kwetiau Goreng dan Es teh manis, kalau Roni
lebih memilih untuk memesan Nasi Fuyunghai minumnya sama sepertiku.
Tak
lama kemudian pesanan datang, kami langsung menyantapnya. “Dew, kok meja
sebelah ngelirik sinis terus ya ke kita?” ucap Roni padaku sambil berbisik. Aku
menoleh sebentar kearah meja yg ditunjuk Roni. Memang. Orang yg ada dimeja itu
baru saja membuang mukanya dari arah meja kami berdua. “Gatau deh Ron, ngiri
kali gabisa pacaran kayak kita. Hahaha” candaku padanya. Dia hanya tersenyum
kecil. “Yuk kita makan yuk dew”. Aku menurut. Sambil makan, banyak obrolan yg
kami bahas, dari hal yg penting sampai yg tidak penting sekalipun. Kami juga
membahas tentang perjalanan kami waktu ke Purwakarta 2 pekan lalu.
Tiba-tiba
lewatlah sepasang kekasih, mereka bergandengan tangan mesra. Perempuan itu
menggunakan celana Hotpants. Aku meliriknya, lalu aku bertanya pada Roni, “Ron,
kalo gue pake celana kayak gitu, reaksi lo gimana?”. Roni langsung melihat ke
arah yg ku maksud. “Oh itu, lo mau gue gampar dew? Kalo mau sih silahkan aja”.
Katanya singkat. Aku hanya diam. Menatapnya sambil tersenyum. “Hahaha serius
Ron?” aku menggodanya, “Iyalah dew, kalo lo kayak gitu keliatan murahan bgt.
Lagipula tolol aja cowoknya, ceweknya gitu bukannya ditegur” ucapnya sewot.
“waktu kemaren lo pake celana pendek yg selutut itu gue sebenernya geregetan
tau ga sih dew”. Aku masih terdiam sambil terus memandangi wajahnya.
Aku
melanjutkan makan Kwetiau-ku. Baru setengah piring aku makan, tapi aku sudah
kekenyangan. Jadi aku menghabiskan Es Tea yg ku pesan saja. “Loh kok ga abis
dew?” tanya Roni. “gue udah kenyang banget nih, kalo dipaksain malah muntah
lagi”. Jawabanku tidak membuatnya puas, ada sedikit raut wajah kecewa yg
terlihat dari wajahnya. “Yaudah sini gue makan dew”. Ku sodorkan piringku
padanya. Baru 3 suap. Dia berhenti. “Kok ga diabisin aja Ron?” kali ini aku yg
bertanya. “Haha gapapa kok, kwetiau-nya agak gosong ya? Yaudah kalo gamau
dilanjutin makannya, daripada eneg”. Aku hanya mengangguk. Dia meneguk sisa Es
Tea digelasnya. Lalu memanggil waiter dan meminta bill pembayaran.
“Yah
duitnya lupa gue bawa lagi” ucapnya sambil mengeluarkan dompetnya. “Trus mau
gimana? Mau gue ambilin atau gimana nih?” tanyaku. “Oh gausah dew, yg gue maksud
itu duit kembalian tadi. Kan sayang kalo mesti dipecahin lagi” katanya sambil
mengeluarkan selembar uang Rp. 100.000,- an lagi. “Duh ngerepotin banget ya
gue”. Roni hanya menoleh padaku. Tak lama setelah waiter memberi kembalian,
kami langsung pulang. “Udah gausah dipikirin ya, yg penting kita hari ini
seneng-seneng”, ucapnya sambil mengelus-ngelus rambutku. Aku… hanya bisa
terdiam, kaku. Tidak bisa mengatakan apapun. Aku hanya merasakan aku beruntung
bisa memilikinya.
***Bersambung***
Selasa, 04 September 2012
Kenangan! #Part1
Jakarta, 7 Juni 2012.
Hari
pertama Ujian Semester yg akan aku hadapi. Tak hanya teori hari ini, tapi aku
harus ujian praktek Seni budaya juga. Fuh. Tegangnya. Walaupun ada yg
menyemangatiku dari jauh. Iya dia. Kekasihku. Roni namanya, aku dan dia memang baru
menjalani hubungan ini. Ya belum genap sebulan lah kami berpacaran. Dia terus
menyemangati dari awal aku berangkat sekolah. Rencananya, hari ini aku dan dia
mau ke Toko Buku Gramedia, ya sekalian baca buku untuk bahanku presentasi
fotografi besok.
Tepat
pukul 11, ujian teoriku selesai. *Jengjeng*
tinggal ujian prakteknya. Aku grogi. Aku gugup. Fuh. Ku tarik nafas
dalam-dalam. Tepat pukul 13.00 WIB, ujian praktek itu akan dilaksanakan. Aku
masih punya waktu untuk menghapal beberapa gerakan, “Dew, ayok giliran kelompok
kita nih”. Zahra memanggilku. Dia leader kelompok kami. Dugdugdug suara
jantungku berdegup makin cepat.
***
“Fyuh,
akhirnya kita bisa nyelesein semuanya sukses ya!” Ucap ketua kelasku, Reva.
Roni sudah daritadi menungguku di gerbang. Entahlah, mungkin dia sudah mulai
bosan menungguku. Aku menunggu hingga kelasku selesai berfoto. Setelah semua
acara selesai, aku pamit pulang. Aku keluar gerbang bersama temanku, Sofi.
“Sof, caw yuk sekarang, Roni udh nunggu gue daritadi. Gaenak nih. Gue juga
takut kemaleman”. Sofi hanya mengangguk dan mengikutiku. Kami keluar lapangan
sekolah menuju gerbang. Ternyata di madding dekat pos satpam ada hal yg menarik
untuk Sofi liat, sehingga Sofi berminat untuk membacanya. Aku meninggalkan
Sofi. “Sof, gue duluan yaaaa. Kasian Roni udh nungguin”. Ucapku sambil
meninggalkannya, “oke dew, lo hati-hati yaaa”. Aku berjalan menjauh dr madding
sekolah. Tak jauh dr halte, ku lihat mobil Nissan Grand Livina silver parkir
disana, “nah! Itu dia” ucapku dalam hati.
Ku
buka pintu mobilnya, dan ku lihat senyum merekah dibibirnya. Manisnya. Pikirku
dalam hati. “Hai! Udah lama nunggu ya? Maaf ya. Tadi ada rapat dulu soalnya”.
Kataku sambil memasuki mobil, aku menutup pintu. Dia pun menyalakan mobil.
“ngga kok, hehe lo udah makan?”, ucapnya sambil mengendarai mobil itu menuju
tempat tujuan kami. Aku hanya menggeleng. “kenapa belum makan dew?” tanyanya
lagi. “tadi ga sempet Ron. Hehe. Lo udah kan?”. Aku balik bertanya. “udah kok
tadi pas mau kesini makan dulu. Nanti makan ya”. Aku hanya mengangguk. Ku setel
playlist yg ada di playernya. Untuk menemani perjalanan kami. Tak lama memang.
Cukup 45 menit untuk sampai.
Kami
parkir di basement. Karna parkiran atas penuh. Setelah Roni memarkirkan
mobilnya, kami turun. Memang inilah hubungan kami. Sangat dingin. Ini semua
karna Roni baru 2kali berpacaran sampai saat ini. Makanya, aku tak heran jika
sikapnya dingin dan kaku padaku. Kami langsung ke lantai 2 mencari buku
fotografi yg aku cari. Aku membaca 2 buku. Ku buka setiap halamannya. Karna
memang saat itu aku sedang tidak membawa uang lebih. Jadi, ku putuskan hanya
membaca saja. Ketika jam sudah menunjukan pukul 5 lewat 30 menit, Roni bertanya
padaku, “Dew, lo udah selesai belum? Kalo udah yuk cabut. Kan lo juga belom
makan”. Aku hanya nurut dan mengembalikan buku yg ku baca tadi ke rak semula.
Namun, tiba-tiba Roni mengambil 1 buku yg masih di plastik rapid an menyuruhku
memegangnya, “Nih pegang, kita ke kasir. Bayar. Trus pulang ya” katanya sambil
mendorong bahuku meninggalkan rak fotografi itu.
“Hah?
Apaan sih? Duit gue ga cukup tau. Gue jg ga niat mau beli sekarang” ucapku
padanya. Namun dia tak menghiraukannya, dia terus mendorongku hingga sampai di
kasir. Dia mengambil dompet dan mengeluarkan uang pecahan Rp. 100.000,- an. Aku
kaget. Entah ini yg keberapa kalinya dia mengeluarkan lembar seratus ribu itu
dalam minggu ini hanya untuk jalan denganku. Aku merasa sangat merepotkannya. Setelah
selesai dari kasir, kami langsung ke basement. Dan meninggalkan gramedia untuk
makan. Yak! Ketika kami keluar, macet panjang sudah menunggu kami. Huh. Betenya.
***Bersambung***
Jumat, 31 Agustus 2012
(masih) MENCINTAIMU!
wajah manis nan oriental itu sudah membuat hati mantanku terjerat padanya.
entah karna apa.
bahkan kamu rela memutuskan hubungan kami tanpa memikirkan bagaimana terlukanya diriku.
memang..... aku tidak secantik dia,
aku tidak seberuntung dia. dan aku tidak punya apa yg dia punya.
tapi,...... apa itu yg kamu cari?
mengapa kamu begitu sulit melupakan wajah manis nan oriental gadis itu?
apa kenangan yang dibuat olehnya?
dan kamu sulit melupakannya dr ingatanmu?
meskipun aku memang pernah menghiasi tiap harimu.
tapi, tak berarti kamu berhasil melupakan perempuan itu.
aku awalnya tak mempedulikannya. tapi lama-lama aku risih.
aku perempuan biasa yg bisa merasakan rasa cemburu.
wajar, karna aku pacarmu saat itu.
lalu, setelah kamu meninggalkanku. kamu sudah mempunyai yg baru.
yang lebih cantik. dan lebih alim. kurasa.
HEI!! dimana letak hati dan pikiranmu?
ku pikir kamu mencintaiku. ku pikir perhatianmu tulus padaku.
tapi apa begini caramu memperlakukan aku? apa ini caranya kamu memperlakukan wanita?
adikmu permpuan, ibumu perempuan.
seandainya, mereka yg merasakan diposisiku.
apa yg kamu lakukan?
ya aku tahu jawabannya, kamu akan menghajar laki-laki yg melukai orang yg kamu sayangi itu.
tapi.... bagaimana dengan aku?
dengan perasaanku?
apa kamu pernah memikirkan bagaimana hatiku?
bagaimana terlukanya aku?
dan merasakan setiap goresan indah yg kau beri di lekuk-lekuk hatiku?
apa kamu mengerti kalau aku tulus menyayangi kamu, aku tulus mencintai kamu.
sekarang, orang itu.
orang yg kau anggap sahabatmu itu MENCINTAIMU!!
apa kau tau? mungkin kamu tau, tapi berpura-pura tidak mengetahuinya didepanku.
iya. rumit memang.
aku terjebak dalam cinta konyol ini.
cinta yg terkadang membuatku bingung dan bimbang.
dan kamu merelakan aku demi mereka?
aku disini memperjuangkanmu. mati-matian menahan semua sakit yg kamu berikan.
tapi apakah ini yg pantas aku dapatkan?
disaat aku masih meneteskan air mataku untuk kebahagiaanmu.
kamu malah asik-asikan dengannya. memulai cinta yg baru dengannya dan membuang aku seenakmu.
tapi.... apa semua itu menghentikan aku untuk terus mencintaimu? ku pikir tidak.
buktinya aku masih menggalauimu sampai detik ini. bahkan aku masih menginginkan kembali dalam dekapanmu. dalam pelukanmu dan dalam genggaman erat tanganmu.
tanpa mempedulikan seberapa keras kamu menyakitiku. :')
untuk seseorang disana
aku masih menginginkan kamu, 27 Mei 2012.
Kamis, 30 Agustus 2012
IBU♥
I like a good father.
entahlah, mungkin karna aku gabisa mendapatkan kasih sayang dari seorang ayah makanya aku berkata seperti itu.
mungkin karena aku gabisa ngerasain rasa sayang dan perhatianseorang ayah makanya aku suka terharu kalo liat ada seorang ayah jalan sama buah hatinya. balitanya. bahkan menggendong erat balita mungilnya itu dengan penuuuuh kasih sayang.
iya aku iri.
kenapa intan kecil tidak bisa merasakan hal yang dirasakan balita tersebut?
ayahku memang sudah berpisah dengan ibuku sejak aku masih kecil, bahkan sampai detik inipun aku hanya bisa melihat beliau dari fotonya.
tak pernah terbesit dalam pikiranku untuk mengenalnya. entahlah.
kau pikir mungkin aku gila.
kau pikir mungkin aku tak waras.
karna aku cemburu pada seorang balita tak berdosa.
tapi ini nyatanya.
aku sama sekali tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari seorang ayah layaknya balita tersebut.
mungkin dia beruntung.
tapi jujur, aku sama sekali tak menyesali apa yg sudah Tuhan takdirkan padaku.
aku bangga punya seorang ibu yg menjadi pahlawan dalam hidupku.
yang rela mati-matian, banting tulang sendirian.
hanya untuk menghidupi 3 anaknya,
aku menganggap beliau adalah pahlawanku.
pahlawan tanpa pamrih yang sudah membesarkan aku.
aku bangga padamu, Ma.
sampai tiba saatnya nanti, aku akan membuatmu bangga dengan apa yg sudah kau korbankan untukku selama ini.
aku akan membuatmu tak pernah menyesal telah melahirkan dan membesarkan anak seperti aku:')
love you mom (´⌣`ʃ♥ƪ)
entahlah, mungkin karna aku gabisa mendapatkan kasih sayang dari seorang ayah makanya aku berkata seperti itu.
mungkin karena aku gabisa ngerasain rasa sayang dan perhatianseorang ayah makanya aku suka terharu kalo liat ada seorang ayah jalan sama buah hatinya. balitanya. bahkan menggendong erat balita mungilnya itu dengan penuuuuh kasih sayang.
iya aku iri.
kenapa intan kecil tidak bisa merasakan hal yang dirasakan balita tersebut?
ayahku memang sudah berpisah dengan ibuku sejak aku masih kecil, bahkan sampai detik inipun aku hanya bisa melihat beliau dari fotonya.
tak pernah terbesit dalam pikiranku untuk mengenalnya. entahlah.
kau pikir mungkin aku gila.
kau pikir mungkin aku tak waras.
karna aku cemburu pada seorang balita tak berdosa.
tapi ini nyatanya.
aku sama sekali tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari seorang ayah layaknya balita tersebut.
mungkin dia beruntung.
tapi jujur, aku sama sekali tak menyesali apa yg sudah Tuhan takdirkan padaku.
aku bangga punya seorang ibu yg menjadi pahlawan dalam hidupku.
yang rela mati-matian, banting tulang sendirian.
hanya untuk menghidupi 3 anaknya,
aku menganggap beliau adalah pahlawanku.
pahlawan tanpa pamrih yang sudah membesarkan aku.
aku bangga padamu, Ma.
sampai tiba saatnya nanti, aku akan membuatmu bangga dengan apa yg sudah kau korbankan untukku selama ini.
aku akan membuatmu tak pernah menyesal telah melahirkan dan membesarkan anak seperti aku:')
love you mom (´⌣`ʃ♥ƪ)
Senin, 13 Agustus 2012
sahabatku.... Bunjing♥
terimakasih sudah menemaniku ssampai usiaku genap 16 tahun pada 7 Agustus kemarin.... terimakasih untuk sahabatku yg setia menemani setiap perjuanganku, kesedihanku, canda tawaku dan semua tentang aku.
aku bersyukur mempunyai sahabat sebaik kalian, seasik kalian dan serame kalian.
kalian yg kini jadi nafasku, jadi jantungku dan jadi organ dalamku.
aku tidak bisa hidup tanpa kalian. orang yg sudah menemaniku selama 4 tahun lamanya.
Audia Meidina Sekarayu....
Maria Immacullata Lisa Prasetyani.....
dan Rahmadhani Puspa Dewi....
sebait nama, dengan penuh harap dan doa yg selalu menemani bagaimanapun keadaannya.
walau terkadang tak luput dari perselisihan dan pertengkaran, namun inilah yg dinamakan pertemanan abadi. pertemanan yg tidak terlupakan.
mereka yang tau bagaimana aku, bagaimana sifatku dan bagaimana sikapku..
sampai pada 7 Agustus kemarin, usiaku genap 16 tahun.
aku bahagia mendapat surprise kecil dari mereka, mendapat kado jam tangan lucu berwarna warni dari mereka. dan kue rasa coklat yg kecil.
aku bersyukur mempunyai sahabat sebaik kalian, seasik kalian dan serame kalian.
kalian yg kini jadi nafasku, jadi jantungku dan jadi organ dalamku.
aku tidak bisa hidup tanpa kalian. orang yg sudah menemaniku selama 4 tahun lamanya.
Audia Meidina Sekarayu....
Maria Immacullata Lisa Prasetyani.....
dan Rahmadhani Puspa Dewi....
sebait nama, dengan penuh harap dan doa yg selalu menemani bagaimanapun keadaannya.
walau terkadang tak luput dari perselisihan dan pertengkaran, namun inilah yg dinamakan pertemanan abadi. pertemanan yg tidak terlupakan.
mereka yang tau bagaimana aku, bagaimana sifatku dan bagaimana sikapku..
sampai pada 7 Agustus kemarin, usiaku genap 16 tahun.
aku bahagia mendapat surprise kecil dari mereka, mendapat kado jam tangan lucu berwarna warni dari mereka. dan kue rasa coklat yg kecil.
ini party kecil yg mereka buat untukku...
sekali lagi terimakasih kawan...
teruslah bersamaku ya... aku masih butuh rangkulan pundakmu, aku masih butuh genggam erat tanganmu, dan aku masih butuh semangatmu ({}) :")
Sabtu, 04 Agustus 2012
ini yang ku sebut.... kenangan
Herdi….. sesosok baru yang hadir dalam hidupku sebulan setelah kepergianmu, aku belum yakin kalo dia bisa dan mampu mengganti posisimu di hatiku, bahkan Ibuku menjadi orang pertama penentang hubunganku dengannya. Kamu, iya Kamu… sampai kapan kamu akan terus menyakitiku? terus menyakitiku dengan sikap dan kelakuanmu?
aku tau posisi dia disana sudah bisa menggantikan posisi aku dihatimu, tapi…. apa kamu setega ini denganku? disaat aku kesulitan bernafas tanpamu, kau malah keasikan dengan orang yang sekarang kusangka pacarmu, bahkan dia dengan terang-terangan dia tega menyakiti perasaanku.. dia dengan jelas menujukan setiap status social medianya itu untukku, aku sadar.. karna hanya aku dan cuma aku yg iri dengan dia yang selalu kau balas tiap updatenya, sedangkan aku? bahkan kau pura-pura tak melihat satupun mention yg masuk ke social mediamu itu.
aku kangen kamu yang dulu,
aku mau kamu balik lagi kayak dulu,
mana sikap kamu waktu kamu baru awal mengenalku?
Jujur…. jika ini yang akan terjadi pada akhirnya, aku memilih untuk tidak mau dekat denganmu sama sekali, ketimbang harus merasakan perih yang teramat sakit seperti ini.
beri aku waktu..
beri aku kesempatan…
sampai aku benar-benar bisa menemukan penggantimu,
orang yang jauh mencintaiku ketimbang kamu,
orang yang tidak akan melukaiku seperti kamu,
orang yang tidak akan membuatku iri dengan perempuan lain,
orang yang bahkan akan bangga padaku sebagai pacarnya.
semoga kamu ingat perkataanmu lagi padaku, "Singkat Tapi Berkesan".
aku ingin kamu mengingat semua momen indah bersamaku, layaknya aku mengingat momen bahkan setiap tanggal bersamamu.
kamu satu-satunya kenangan terindah yang sempat aku miliki,
sampai tiba saatnya aku menemukan penggantimu.
270512
Untukmu yang kusayang,
G.H (28 November 1995)
terinspirasi oleh penulis berbakat:
Dwitasari (dwitasarii.blogspot.com)
Rabu, 11 Juli 2012
galau (╥_╥)
eh tumben nih lagi kepikiran nulis-_-
masih inget blog yg gue tulis kemaren?
yg masalah pacar gue yg namanya gading...
inget kan? nah iya itu.. gue mau cerita lagi nih tentang dia, tapi beda kasus sekarang dia statusnya adalah mantan gue.. iya mantan gue-_-
kita udah putus, dan itu terjadi saat anniv bulan pertama kita.
hahaha... ngenes ga sih disaat lo udah capek² buat kado anniv eh gataunya dia mutusin lo disaat lo udh sayang bgt sama dia, dan setelah 2minggu lo dicuekin abis-abisan sama dia!
gue bingung sumpah dr hari itu, kejadiannya belum lama sih, ya sekitar 2 minggu yg lalu tepat di hari ini. nyesek? ya pastilah..
down? iyalah namanya diputusin, apalagi lo udh sayang sama dia. aih (╥﹏╥)
aaah kalo aja dia buka blog gue, gue cuma pengen dia tau gue belom bisa move on (╥_╥) dan gue masih terlalu sayang sama dia ☹
gue kangen saat lo dengan baiknya nganterin gue buat ngambil kamera dirumah om gue, trus abis itu pulangnya lo ngajak gue nonton, nemenin ke pernikahan tante gue, pergi ke ragunan+purwakarta berdua, berangkat tekon bareng, ngerjain kado buat pacar lisa dirumah gue, nemenin+nyemangatin+nonton gue tanding, makan eskrim bareng, ke gramedia nyari buku bareng, dan nemenin ke senen nyari baju buat gue.
gue kangen semua itu (╥_╥)
kak.... dr lubuk hati gue yg paling dalem, gue cuma mau ngomong gue masih sayang sama lo dan masih belom bisa move on sampe sekarang (╥_╥)
gue kangen becandaan lo, gue kangen semangat lo, gue kangen tiap lo nyuruh makan, gue kangen lo jailin gue, isengin gue, gue kangen ketawa lo, gue kangen semuanya dan gue kangen hubungan kita (╥_╥)
yaAllah kak.... berat banget buat ikhlas dan nerima semuanya kalo lo tuh udah bukan punya gue lagi, kadang kalo gue inget semua itu gue bisa nangis sendiri, kenapa endingnya harus kayak gini?
disaat ortu gue, nenek gue bahkan anggota keluarga gue udh setuju sama lo sebagai pacar gue.
tp ini yg gue dapet?
saat lo dan gue udah ga lagi jadi kita gue down!
mama, sahabat, dan temen-temen gue terus nyemangatin gue biar bisa lupain lo dan ga kepikiran lo. tapi kenyataannya nihil! gue tetep aja galauin lo dan nangisin lo (╥_╥)
gue kangen lo 27♥ gue kangen kita!
plis jangan tinggalin gue (╥_╥)
for you....
27 mei 2012 (Gading) (╥_╥)
masih inget blog yg gue tulis kemaren?
yg masalah pacar gue yg namanya gading...
inget kan? nah iya itu.. gue mau cerita lagi nih tentang dia, tapi beda kasus sekarang dia statusnya adalah mantan gue.. iya mantan gue-_-
kita udah putus, dan itu terjadi saat anniv bulan pertama kita.
hahaha... ngenes ga sih disaat lo udah capek² buat kado anniv eh gataunya dia mutusin lo disaat lo udh sayang bgt sama dia, dan setelah 2minggu lo dicuekin abis-abisan sama dia!
gue bingung sumpah dr hari itu, kejadiannya belum lama sih, ya sekitar 2 minggu yg lalu tepat di hari ini. nyesek? ya pastilah..
down? iyalah namanya diputusin, apalagi lo udh sayang sama dia. aih (╥﹏╥)
aaah kalo aja dia buka blog gue, gue cuma pengen dia tau gue belom bisa move on (╥_╥) dan gue masih terlalu sayang sama dia ☹
gue kangen saat lo dengan baiknya nganterin gue buat ngambil kamera dirumah om gue, trus abis itu pulangnya lo ngajak gue nonton, nemenin ke pernikahan tante gue, pergi ke ragunan+purwakarta berdua, berangkat tekon bareng, ngerjain kado buat pacar lisa dirumah gue, nemenin+nyemangatin+nonton gue tanding, makan eskrim bareng, ke gramedia nyari buku bareng, dan nemenin ke senen nyari baju buat gue.
gue kangen semua itu (╥_╥)
kak.... dr lubuk hati gue yg paling dalem, gue cuma mau ngomong gue masih sayang sama lo dan masih belom bisa move on sampe sekarang (╥_╥)
gue kangen becandaan lo, gue kangen semangat lo, gue kangen tiap lo nyuruh makan, gue kangen lo jailin gue, isengin gue, gue kangen ketawa lo, gue kangen semuanya dan gue kangen hubungan kita (╥_╥)
yaAllah kak.... berat banget buat ikhlas dan nerima semuanya kalo lo tuh udah bukan punya gue lagi, kadang kalo gue inget semua itu gue bisa nangis sendiri, kenapa endingnya harus kayak gini?
disaat ortu gue, nenek gue bahkan anggota keluarga gue udh setuju sama lo sebagai pacar gue.
tp ini yg gue dapet?
saat lo dan gue udah ga lagi jadi kita gue down!
mama, sahabat, dan temen-temen gue terus nyemangatin gue biar bisa lupain lo dan ga kepikiran lo. tapi kenyataannya nihil! gue tetep aja galauin lo dan nangisin lo (╥_╥)
gue kangen lo 27♥ gue kangen kita!
plis jangan tinggalin gue (╥_╥)
for you....
27 mei 2012 (Gading) (╥_╥)
Jumat, 22 Juni 2012
all about cimot (˘⌣˘)ε˘`)
cimot adalah kucing gue, ya ya gue sayaaaaang banget sama kucing. terutama dia.
banyak foto yang gue punya tentang dia.
cimot gue temuin waktu masih bayi, masih segenggeman tangan gue.dan sekarang dia semakin tumbuh bessar :3 ga terasaaaa.
ini beberapa koleksi foto gue:
banyak foto yang gue punya tentang dia.
cimot gue temuin waktu masih bayi, masih segenggeman tangan gue.dan sekarang dia semakin tumbuh bessar :3 ga terasaaaa.
ini beberapa koleksi foto gue:
sekarang cimot udah 2tahun.... makin besar dan makin cereweeeet tapi tetep sayang sama kucinng lucu iniiii! love you cimottttt (˘⌣˘)ε˘`)
27's mine (˘⌣˘)ε˘`)
lagi pengen posting, karna sebenernya hati gue lagi kalut banget ini beberapa hari ini..
gue lagi menjalin hubungan sama seorang kakak kelas/senior gue juga di taekwondo. dia anak SMA 44 jurusan ipa.
gue deket sama dia dari 2bulan yang lalu, dan kita jadian tepat tanggal 27 Mei 2012, gue seneng karna emang gue udah suka sama dia.
gue sering banget jalan sama dia, bahkan dia selalu ada waktu buat gue entah kapanpun itu. bahkan dr sebelum jadian pun gue udah sering jalan sama dia, dari yang pergi ke Purwakarta trus ke Ragunan juga di hari yang sama, sebelum itu gue pernah ajak dia ke pernikahan tante gue di daerah jakarta selatan. ga cuma itu, di hari sebelumnya gue ditemenin ngambil kamera dirumah om gue, trus malemnya diajak nonton the avengers.... aaaa how perfect I'm with him (´⌣`ʃƪ)
teruuuus abis itu banyak hari-hari bahagia yg gue lewatin sama dia. sampe pada minggu lalu, entah karna apa gue juga gatau, hubungan kita jadi merenggang........ sms gue jarang bahkan ngga dibales sama dia, belom lagi mention/chat di fb jg ga ditanggepin. gue gatau apa mau dia sebenernya, sampe pada kesepakatan kita, kita break setelah anniv dan entah sampe kapan.
lo tau kan gimana rasanya saat lo dikasih kebahagiaan yg super duper luar biasanya trus tiba-tiba lo dibuang gitu aja? nah itu yang lagi gue rasain. dan sampe detik ini gue masih ketahan-tahan antara mau move on atau tetep stay disini, karna jujur aja gue emang masih sayang sama dia dan gue masih bener-bener sampe detik ini masih suka galauin dia dan kepikiran dia.
kalodia baca postingan gue ini, gue harap lo ngerti gimana downnya gue pas lo nyuekin gue dan bersikap dingin sama gue (╥_╥)
dan yang gue mau ya cuma sama lo dan cuma bareng lo sampe kapanpun.... gue udah ngerasa cocok aja sama lo. bahkan keluarga gue aja tuh udah klop sama lo, dan gue ga pengen kalo harus kehilangan lo secepat ini (╥_╥)
plis balik lagi kayak dulu, disaat kita becanda bareng, having fun bareng, dan ketawa bareng...
gue bener-bener belum bisa dan gue rasa ngga akan bisa lupain lo, karna waktu itu aja pas gue sama alvin yang kenangannya biasa aja gue galauin dia sampe 3bulan lebih... itupun masih sering kepikiran terus... gimana sama yang ini? yang kenangannya lebih wow?
aah belom bisa bayangin (╥_╥)
kak Gading..... senior gue sekaligus kakak kelas gue juga temen deket gue dan pacar gue saat ini, gue cuma mau bilang, "GUE SAYANG SAMA LO!" dan gue harap lo ngerti gimana rasanya lo jadi gue....
I love you my 27❤ Gading Herinnayah ({})
gue lagi menjalin hubungan sama seorang kakak kelas/senior gue juga di taekwondo. dia anak SMA 44 jurusan ipa.
gue deket sama dia dari 2bulan yang lalu, dan kita jadian tepat tanggal 27 Mei 2012, gue seneng karna emang gue udah suka sama dia.
gue sering banget jalan sama dia, bahkan dia selalu ada waktu buat gue entah kapanpun itu. bahkan dr sebelum jadian pun gue udah sering jalan sama dia, dari yang pergi ke Purwakarta trus ke Ragunan juga di hari yang sama, sebelum itu gue pernah ajak dia ke pernikahan tante gue di daerah jakarta selatan. ga cuma itu, di hari sebelumnya gue ditemenin ngambil kamera dirumah om gue, trus malemnya diajak nonton the avengers.... aaaa how perfect I'm with him (´⌣`ʃƪ)
teruuuus abis itu banyak hari-hari bahagia yg gue lewatin sama dia. sampe pada minggu lalu, entah karna apa gue juga gatau, hubungan kita jadi merenggang........ sms gue jarang bahkan ngga dibales sama dia, belom lagi mention/chat di fb jg ga ditanggepin. gue gatau apa mau dia sebenernya, sampe pada kesepakatan kita, kita break setelah anniv dan entah sampe kapan.
lo tau kan gimana rasanya saat lo dikasih kebahagiaan yg super duper luar biasanya trus tiba-tiba lo dibuang gitu aja? nah itu yang lagi gue rasain. dan sampe detik ini gue masih ketahan-tahan antara mau move on atau tetep stay disini, karna jujur aja gue emang masih sayang sama dia dan gue masih bener-bener sampe detik ini masih suka galauin dia dan kepikiran dia.
kalodia baca postingan gue ini, gue harap lo ngerti gimana downnya gue pas lo nyuekin gue dan bersikap dingin sama gue (╥_╥)
dan yang gue mau ya cuma sama lo dan cuma bareng lo sampe kapanpun.... gue udah ngerasa cocok aja sama lo. bahkan keluarga gue aja tuh udah klop sama lo, dan gue ga pengen kalo harus kehilangan lo secepat ini (╥_╥)
plis balik lagi kayak dulu, disaat kita becanda bareng, having fun bareng, dan ketawa bareng...
gue bener-bener belum bisa dan gue rasa ngga akan bisa lupain lo, karna waktu itu aja pas gue sama alvin yang kenangannya biasa aja gue galauin dia sampe 3bulan lebih... itupun masih sering kepikiran terus... gimana sama yang ini? yang kenangannya lebih wow?
aah belom bisa bayangin (╥_╥)
kak Gading..... senior gue sekaligus kakak kelas gue juga temen deket gue dan pacar gue saat ini, gue cuma mau bilang, "GUE SAYANG SAMA LO!" dan gue harap lo ngerti gimana rasanya lo jadi gue....
gue cuma mau setelah lo baca postingan ini lo ngerti dan lo bisa berubah kayak dulu lagi :')
I love you my 27❤ Gading Herinnayah ({})
ini foto pas gue lagi satnight di Mega Bekasi, :') lucu yaaaa? pacar gue ganteng deh (˘⌣˘)ε˘`)
udah deh postingnya :')
Minggu, 19 Februari 2012
13 is nothing :')
miss when you call me "ndut", miss when you call me..
miss it so badly!!
tapi lo udah sama dia, gue gaakan pernah bisa milikin lo lagi kapanpun itu..
sekarang udah lebih ikhlas daripada minggu-minggu sebelumnya :')
kangen waktu lo ngetweet ini :(
miss it so badly!!
tapi lo udah sama dia, gue gaakan pernah bisa milikin lo lagi kapanpun itu..
sekarang udah lebih ikhlas daripada minggu-minggu sebelumnya :')
kangen waktu lo ngetweet ini :(
kangeeeeen T.T
tapi sekarang dia udah sama Riri, gue cuma bisa miris dan anggep semua ga pernah terjaadi..
gue inget saat dia bentak gue, saat dia nyuruh gue buat jauhin kehidupannya pake kata-kata kasar..
saat dia ngebandingin gue sama Riri, gue cuma bisa nangis..
tapi, buat apa gue nangis cuma buat dia? sahabat gue lebih kok dr dia :')
mulai saat itu gue janji akan tutup buku tentang 13..
Goodbye :'D
Rabu, 15 Februari 2012
lolypop love~
ga nyangka tanggal 14 februari kemaren gue dapetin permen lolypop bentuknya love. hihi
padahal ga berharap bakal ada yang ngasih, eh taunya malah dikasih beneran sama temen kecil gue, walaupun aslinya itu dr nyokap dia. tapi kan dikasihnya melalui dia wakakak.
itu beberapa foto gue sama si lolypop itu, dan lo tau? itu lolypop belom gue makan sampe sekarang wkwk gue sayang sama bungkusnya.. unyu gitu sih muehehe
by the way, gue nulis blog ini sambil pelajaran ips loh. abis gurunya bikin eteb yaudah gue blogging aja, yg lain pada nyatet padahal belom tentu ngerti sama apa yang di catet(?)
sok mantengin laptop biar ga ngantuk. haha
udah ah segitu ajaaa
padahal ga berharap bakal ada yang ngasih, eh taunya malah dikasih beneran sama temen kecil gue, walaupun aslinya itu dr nyokap dia. tapi kan dikasihnya melalui dia wakakak.
itu beberapa foto gue sama si lolypop itu, dan lo tau? itu lolypop belom gue makan sampe sekarang wkwk gue sayang sama bungkusnya.. unyu gitu sih muehehe
by the way, gue nulis blog ini sambil pelajaran ips loh. abis gurunya bikin eteb yaudah gue blogging aja, yg lain pada nyatet padahal belom tentu ngerti sama apa yang di catet(?)
sok mantengin laptop biar ga ngantuk. haha
udah ah segitu ajaaa
Langganan:
Komentar (Atom)






















